Duka istri ABK, kabar penyanderaan sempat dianggap hoax pemerintah
Merdeka.com - Dian Megawati Ahmad (33) tak kuasa menahan derai air mata saat suaminya, Ismail bersama tujuh personel tugboat Charles mengabarkan telah disandera kelompok militan diduga Abu Sayyaf. Duka Dian belum mereda, manakala pemerintah hingga TNI sempat menganggap penyanderaan itu sebagai kabar bohong.
"Iya, kalau kita semua kecewa, atas dasar apa mengatakan itu kabar bohong? Memangnya sudah ada bukti kah?" kata Dian usai diperiksa penyidik Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, di Jalan Yos Sudarso, Samarinda, Rabu (22/6) malam.
Dian bahkan mempertanyakan dasar keraguan pemerintah atas ungkapan kabar penyanderaan itu tak benar.
"Mereka sudah menghubungi suami-suami kami kah? Apakah ada yang sudah bisa dihubungi? Itu saja kan mereka belum lakukan, baru mengecek koordinat kapal. Kok bisa menyimpulkan seperti itu (kabar bohong)," terang Dian.
Dian, yang saat itu tengah bersama dengan para istri ABK, terus menanti kabar terbaru, keberadaan suami mereka. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya