Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Duel maut kader, Sekretaris DPD PAN Muna resmi jadi tersangka

Duel maut kader, Sekretaris DPD PAN Muna resmi jadi tersangka PAN serahkan daftar caleg. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah mendalami kasus terbunuhnya Wakil Sekretaris DPD PAN Kabupaten Muna, Laode Amiluddin (35). Kepala Bidang Humas Polda Sultra, AKBP A. Karim Samandi, mengatakan, polisi sudah melakukan pemeriksaan beberapa saksi yang melihat kejadian itu yang terjadi di Kantor DPD PAN Muna.

"Untuk sementara sudah ada kami tetapkan tersangka yang diduga terlibat keributan dengan korban yakni Sekretaris DPD PAN Muna, Ihlas Muhammad (42)," kata Karim seperti dikutip dari Antara, Kamis (23/5).

Ia mengatakan, kejadian itu bermula adanya keributan antara keduanya di depan Kantor DPD PAN Muna, kemudian dilerai oleh rekan-rekan separtai di tempat itu.

"Setelah itu keduanya masuk dalam kantor. Dan kembali terjadi keributan, kemudian ada suara bunyi lemparan, dari dalam kantor," kata Karim menceritakan kronologis.

Bahkan kata Karim, mereka sempat kejar-kejaran hingga di luar kantor, setelah dilerai, korban berjalan menuju jalan raya dan terlihat oleh kemudian terjatuh, kemudian dilarikan di rumah sakit Raha tetapi nyawanya tidak bisa tertolong.

"Dari hasil visum ada luka sedikit di tubuh korban dan ada bekas luka benda tumpul di bagian lehernya. Pelaku tidak menggunakan senjata tajam, hanya sebatang kayu dan sudah dijadikan barang bukti," katanya.

Tindakan polisi saat ini katanya, menutup TKP, sudah ada barang bukti kayu yang diduga digunakan pelaku. Kemudian tetap dilakukan pemeriksaan intensif kepada tersangka dan beberapa saksi.

"Ingin saya tegaskan bahwa kematian itu belum bisa disimpulkan penyebabnya apakah karena pukulan atau karena ada penyakit lain yang diderita korban," katanya.

Sebelumnya Ketua Badan Pemenangan Pemilu PAN, Viva Yoga Muladi menyebut bila penyebab tewasnya Amiluddin murni karena serangan jantung. Dia membantah bahwa sebelumnya ada adu jotos antar kader. Sebelum tewas, Amiluddin terlihat debat komposisi nomor urut DCS dengan Ilhas Muhammad, Sekretaris DPD PAN Muna.

"Sudah saya konfirmasi dengan ketua Bapilu DPD Sultra," kata Viva.

Usai debat, korban Amiluddin kemudian keluar ke depan kantor sekretariat. Tak lama, dia ditemukan jatuh dan mulutnya sudah berbuih.

"Banyak saksi. Dibawa ke rumah sakit tapi tidak tertolong. Telinga berdarah, mulut berbuih karena sakit jantung," kilah Viva. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP