Dubes Kanada tengok warganya yang tewas dalam aksi ISIS di Sarinah
Merdeka.com - Duta besar Kanada untuk Indonesia Donald Bobiash tiba di RS Polri Kramat Jati skeitar pukul 19.00 WIB. Dengan menggunakan mobil jenis sedan berwarna hitam dengan nopol CD 6401, Donald didampingi dua asisten perempuan.
Tanpa memberikan pernyataan, Donald langsung bergegas masuk ruang instalasi kedokteran forensik, RS Polri Kramat jati. Kunjungannya tidak berlangsung lama, hanya sekitar 15 menit. Sekitar pukul 19.15 WIB, Donald keluar ruangan.
Meski sudah melihat langsung warga negaranya yang jadi korban tewas aksi teror di Sarinah, Donald tetap bungkam ketika dimintai keterangan wartawan.
Sebelumnya, tujuh orang tewas dalam aksi teror yang terjadi di depan Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (14/1). Semua jenazah sudah berada di RS Polri Kramat Jati.
Dari tujuh jenazah itu, enam orang Warga Negara Indonesia dan satu orang Warga Negara Asing (WNA). Perwakilan RS Polri, dr Rusdianto menuturkan, pihaknya belum bisa menentukan pelaku bom bunuh diri. Hanya saja dia menuturkan, WNA yang tewas berasal dari Kanada.
"Pelaku belum dapat ditentukan, ada 2 orang inisial baru didalami. Semua jenazah laki-laki. Inisial belum dapat disebutkan biar penyidik yang sampaikan," ujar Rusdianto di RS Polri.
Direktur Eksekutif DVI, dr Anton Castilani menambahkan, wajah semua jenazah masih cukup baik untuk dikenali. Pihaknya akan merilis wajah yang bersangkutan.
"Nanti detailnya, akan segera didalami sidik jari sedang diambil semua, para dokter gigi akan diambil DNA-nya, termasuk pakaian," kata Anton. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya