Dua WNA Sudan Terjaring Operasi Patuh Jaya di Tangerang
Merdeka.com - Sejumlah pengendara roda dua yang melintasi Jalan Letnan Soetopo, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, kalang kabut ketika melihat kerumunan anggota Satuan Lalu Lintas Polres Kota Tangerang Selatan. Pasalnya Satlantas dan aparat lainnya tengah menggelar operasi Patuh Jaya 2019.
Pantauan di lokasi, sejumlah pengendara roda dua terlihat panik saat mengetahui adanya operasi tersebut. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang memutuskan memutar balik dan melawan arah guna menghindari razia.
Polisi mendapati banyak pengendara roda dua yang berusaha melompati pembatas jalan. Selain itu, polisi juga menghentikan dua pengendara asing asal Sudan berboncengan yang diduga melakukan pelanggaran.
"Kami periksa yang bersangkutan tidak memiliki SIM, ada izin asal Sudan dan kami tindak," kata Kasat Lantas Polresta Tangsel, AKP Lalu Hedwin Anggara, Kamis (29/8).
Lalu mengatakan, Operasi Patuh Jaya 2019 akan digelar selama 2 pekan ke depan. Operasi ini mengedepankan kegiatan preventif penindakan dengan sasaran utama adalah pelanggar pengendara sepeda motor.
"Tentunya juga kami kedepankan tindakan preventif. Untuk pelanggaran yang dilakukan umumnya pengendara melawan arus, belum memiliki SIM dan di bawah umur, serta pengendara dalam pengaruh alkohol," jelasnya.
Selanjutnya, jika ditemukan pengendara yang terindikasi tindakan pelanggaran lain di luar pelanggaran lalu lintas, akan ditindaklanjuti oleh jajaran samping. Karena operasi ini melibatkan unsur TNI, Dishub dan Satpol PP Kota Tangerang Selatan.
"Pengendara melanggar, jelas kami tilang. Kalau ada pelanggaran lain yang kita temukan, kita akan serahkan misal ke Satuan Reskrim,Narkoba, atau TNI. Karena ini sifatnya operasi gabungan dengan unsur TNI, Dishub Tangsel dan Satpol PP," tutup Lalu.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya