Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dua vendor proyek Payment Gateway digeledah polisi

Dua vendor proyek Payment Gateway digeledah polisi Payment Gateway. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dit Tipidkor) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menggeledah kantor PT Nusa Inti Artha (Doku) dan PT Finnet Indonesia terkait kasus dugaan korupsi Payment Gateway atau pembayaran secara elektronik pembuatan paspor yang melibatkan mantan Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana.

Dua perusahaan itu diketahui ditunjuk langsung Denny tanpa proses pelelangan sekaligus memfasilitasinya untuk mengoperasikan sistem terkait proyek 'payment gateway'.

"Saat ini dilakukan penggeledahan terkait Payment Gateway di lokasi vendor yang melibatkan Denny Indrayana," kata Karopenmas Polri Brigjen Pol Agus Rianto di Humas Mabes Polri, Jakarta, Selasa (14/4).

Agus mengatakan yang digeledah hari ini hanyalah dua vendor tersebut. Sementara untuk kediaman Denny Indrayana belum dilakukan penggeledahan.

"Hanya dua vendor. Rumah belum," ujar Agus.

Sebelum menggeledah vendor, beberapa minggu lalu Bareskrim juga melakukan penggeledahan di Kementerian Hukum dan HAM. Hasil penggeledahan berupa dokumen, surat, proposal hingga notulen rapat sebanyak 299 item.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP