Dua teroris Solo jalani reka ulang penembakan polisi
Merdeka.com - Dua terduga teroris Solo yang melakukan penembakan di Pos Polisi Gemblengan, Rabu (3/4) pagi menjalani proses rekonstruksi. Reka ulang di posko lebaran yang terletak di perempatan Gemblegan Solo, tersebut menyedot perhatian ratusan warga.
Pantauan merdeka.com, Tim Densus 88 Anti Teror tiba di lokasi sekitar pukul 8.15 wib. Tak lama kemudian, ratusan Brimob dan anggota Polresta Solo memblokir jalan, untuk melancarkan jalannya rekonstruksi. Selanjutnya, terduga teroris yang melakukan penembakan, yakni Firman dan Farhan, tiba di lokasi.
Dalam rekonstruksi tersebut digambarkan, sebelum melakukan penembakan, keduanya berboncengan dengan sepeda motor untuk melakukan survei. Tak lama kemudian, keduanya dengan mengendarai motor masing-masing datang lagi ke Pos Polisi untuk melakukan penembakan.
Setelah melakukan penembakan, keduanya melarikan diri ke arah Solobaru, Sukoharjo. Dalam rekonstruksi tersebut, Firman memerankan dirinya sendiri, sedangkan Farhan yang sudah tertembak mati oleh Densus 88, perannya digantikan peraga.
Pada Jumat 17 Agustus tahun lalu dini hari sekitar pukul 01.30 wib terjadi serangkaian penembakan. Penembakan tersebut menimpa aparat kepolisian yang sedang berjaga di posko lebaran yang terletak di perempatan Gemblegan Solo.
Polisi yang menjadi korban adalah Briptu Kukuh (26 tahun) anggota Satlantas Polresta Surakarta terluka pada Jempol kaki kiri dan Bripka Hendro M (47 tahun) anggota Satuan SPK Polsek Serengan terluka pada bagian pinggang. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya