Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dua teror ransel 'warnai' penangkapan terduga teroris di Malang

Dua teror ransel 'warnai' penangkapan terduga teroris di Malang Penggerebekan terduga teroris di Malang. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua kali dalam sehari, teror tas ransel membuat panik masyarakat Malang. Kejadian itu 'menyelingi' kerja Tim Densus 88 yang sedang melakukan penangkapan para terduga teroris di Kabupaten Malang.

Tas ransel diduga berisi bom diamankan di Dusun Jetis, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Tas warna hitam diamankan dari pinggir jalan raya dekat tempat sampah, Sabtu (20/2) pukul 14.30 WIB.

Kejadian serupa terulang pada malam harinya, sekitar pukul 19.00 WIB di Kota Malang. Masyarakat dibuat panik dengan keberadaan tas tidak bertuan yang ditinggalkan pemiliknya. Tas tersebut diletakkan di sebuah kursi antrian Apotik Sari, Jalan Sukarjo Wiryopranoto Nomor 6 Kota Malang.

Apotik Sari sendiri berada sekitar 150 meter dari Pos Polisi Mitra di kawasan Alun-Alun Kota Malang. Tas tersebut diketahui salah satu karyawan apotik tersebut yang mengaku ketakutan.

Khawatir dengan keberadaan rangsel tersebut, Muhammad Agung Prayitno (34), salah satu dari karyawan melaporkan ke polisi. Diduga tas tersebut ditaruh antara 18.00 WIB pukul 17.00 WIB. Karyawan baru menyadari ada tas tidak bertuan, ketika sepi pengunjung. "Saat itu tas berada di atas kursi. Kami kebingungan," kata Agung.

Tidak lama berselang setelah dilaporkan, personel polisi berdatangan mengamankan TKP, sebelum tim penjinak bom tiba di lokasi. Masyarakat dihalau untuk tidak mendekati lokasi. Tim Pelopor penjinak bom dari Brimob Ampeldento pun melakukan pemeriksaan dengan peralatan anti bomnya.

Butuh sekitar satu jam, Tim Brimob memastikan kondisi TKP aman. Tas hitam tersebut dinyatakan tidak berisi benda membahayakan atau bom.

Kapolresta Malang, AKBP Decky Hendarsono mengatakan rangsel tersebut dinyatakan aman. Rangsel hanya berisi benda-benda pribadi, berupa peralatan kosmetik.

"Selanjutnya akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut siapa pemilik tas dan motifnya. Tidak ditemukan identitas pemiliknya dalam tas itu," katanya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP