Dua Rumah di Depok Terancam Tersapu Tanah Longsor
Merdeka.com - Hujan deras kembali menyebabkan longsor di Depok. Tepatnya di Perumahan Griya Merdeka Timur, Abadi Jaya, Sukmajaya Depok. Longsor terjadi siang hari saat hujan deras melanda Depok. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Longsor terjadi di dinding Kali Kupet yang bermuara di Setu Pengarengan. Titik longsor ada di belakang rumah warga.
"Longsor menyebabkan 2 rumah terancam bahaya. Penghuni harus diungsikan sementara," kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo, Kamis (18/2).
Di dua rumah yang dekat titik longsor itu terdapat enam orang penghuni. Penghuni harus segera dievakuasi namun belum ada tempat untuk penampungan. Bahkan salah satu penghuni akan menjalani operasi besok.
"Beliau dijadwalkan menjalani operasi prostat dan hernia," tambahnya.
Longsor sudah beberapa kali terjadi. Pada tiga pekan lalu longsor menimpa pemukiman warga. Catatan yang ada, pada Minggu (7/2) longsor terjadi di kompleks Permata Puri Cimanggis.
Kemudian pada Selasa (8/2), longsor terjadi di Perumahan Gema Pesona, Sukmajaya, merubuhkan dinding pembatas antara perumahan yang berbeda ketinggian.
Pada Rabu (9/2) dini hari, tanah longsor terjadi lagi, kali ini tepat di belakang rumah kontrakan di Perumahan Tirta Mandala, Cilodong yang dibangun tepat di bibir Kali Jantung.
Di lokasi tersebut saat itu sebanyak 20 orang warga terpaksa mengungsi. Tidak ada korban jiwa namun kerugian materi berupa satu unit mobil dan motor rusak.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya