Dua Pelaku Parodi 'Indonesia Raya' Remaja WNI, Ditangkap di Malaysia dan Cianjur
Merdeka.com - Dua orang Warga Negara Indonesia (WNI) terlibat dalam penyebaran dan pembuatan parodi lagu Indonesia Raya. Polri berkerja sama dengan Kepolisian Kerajaan Malaysia menangkap keduanya.
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono membeberkan, penyelidikan yang dilakukan oleh Kepolisian Kerajaan Malaysia berhasil mengindentifikasi pemilik akun youtube yang mengunggah parodi lagu Indonesia Raya.
"Bareskrim Polri dengan PDRM saling bertukar informasi berkaitan dengan adanya video di kanal youtube tadi. Akhirnya dari PDRM berhasil mengamankan laki-laki 11 tahun WNI berinisial NJ di Sabah Malaysia," kata dia di Mabes Polri, Jumat (1/1).
Argo menjelaskan, NJ berkewarganegaraan Indonesia. Ketika itu, sedang tinggal sementara di Sabah Malaysia.
"Kenapa NJ ada di sana? Karena mengikuti orang tuanya yang bekerja sebagai TKI sebagai driver di salah satu perusahaan perkebunan di Sabah Malaysia," papar Argo.
Argo membeberkan Kepolisian Kerajaan Malaysia menggali keterangan dari NJ untuk mencari kreator. Kepada polisi, NJ mengakui akun My Asean adalah kepunyaan. Tapi, parodi lagu Indonesia Raya bukanlah ciptaan.
"PDRM mencari informasi mengenai NJ. Memang dari NJ untuk yang di channel di My ASEAN bukan dia yang buat. Tapi ada temannya yang buat ada di Indonesia," ucap Argo.
Argo menjelaskan, Tim gabungan yang terdiri dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri, Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat kemudian meringkus MDF (16) di Cianjur. Argo menerangkan, hubungan NJ dan MDF teman di dunia maya.
"MDF berusia 16 tahun kelas 3 SMP sudahdibawa ke Bareskrim dilakukan pemeriksaan," ucap dia.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber : Liputan6.com
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya