Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dua lagi kantong jenazah dikirim ke RS Polri

Dua lagi kantong jenazah dikirim ke RS Polri korban sukhoi. merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Proses pencarian korban pesawat Sukhoi Superjet-100 terus dilakukan. Pagi ini Tim SAR kembali mengevakuasi dua kantong jenazah. Selanjutnya jenazah-jenazah itu dikirim ke RS Polri untuk diidentifikasi.

"Hari ini kami sudah berhasil mengevakuasi dua kantong mayat yang berisi jasad korban melalui jalur udara," ujar Komandan Lanud TNI AU Atang Sendjaja Marsekal Pertama Tabri Santoso di Bogor, Selasa (15/5).

Menurut Tabri, kondisi cuaca pada hari Selasa ini cukup baik untuk melakukan proses evakuasi. Diharapkan kondisi cuaca bisa terus membaik.

"Dua kantong mayat tersebut sudah diangkat ke helipad yang ada di Puncak Salak 1 sejak malam, dan paginya kami evakuasi ke helipad di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang kemudian diangkut dengan menggunakan helikopter Super Puma dan milik PMI ke Halim Perdana Kusuma," jelasnya.

Sementara itu, tim SAR masih melakukan pencarian keberadaan kotak hitam pesawat buatan Rusia itu yang jatuh di kawasan Gunung Salak, Bogor pada Rabu (9/5).

"Keberadaan kotak hitam belum diketahui. Tim yang ada di lokasi jatuhnya pesawat sampai saat ini masih melakukan pencarian," ucap Tabri Santoso.

Diperkirakan kotak hitam tersebut berada tidak jauh dari lokasi ditemukannya alat komunikasi pesawat tersebut (ELT). Alat komunikasi sudah ditemukan terlebih dahulu pada Senin (14/5).

"Kami berharap keberadaan kotak hitam pesawat Sukhoi bisa segera diketahui, sehingga bisa langsung di evakuasi, tapi diperkirakan keberadaan kotak hitam berada di sekitar puing-puing pesawat," tuturnya.

Menurut dia, evakuasi korban lebih penting, maka dari itu tim SAR yang ada di lokasi jatuhnya pesawat terus melakukan penyisiran dan pencarian korban. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP