Dua kali mangkir, Darin akan diperiksa KPK di rumahnya
Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan berkonsultasi kepada Ketua KPAI Seto Mulyadi soal pemeriksaan Darin Mumtazzah, sebagai saksi untuk mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq, pekan depan.
Komisi anti rasuah akan mempertimbangkan usulan Kak Seto tentang pemeriksaan Darin agar dilakukan di rumahnya.
"Minggu dengan akan pertimbangkan usulan Kak Seto. Jelas (akan ke rumahnya), sehingga tujuan tercapai tapi tidak ada efek psikologis," kata Wakil Ketua KPK Busyro, di lokakarya media di Citarik, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (24/5) malam.
Busyro memastikan pemeriksaan Darin dilakukan sebelum berkas pemeriksaan Luthfi dilimpahkan ke tahap penuntutan.
Sementara itu, Wakil Ketua KPK lainnya, Bambang Widjojanto mengatakan, pihaknya akan mencari tahu peran Darin saat melakukan pemeriksaan nanti.
Bambang mengaku belum mengetahui apakah Darin menerima aliran dana dari Luthfi atau namanya digunakan untuk penyamaran aset Luthfi. "Karena itu kita periksa untuk mencari tahu," ujarnya.
KPK menjerat Luthfi dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) setelah menetapkan dia sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi.
Dalam kasus TPPU, KPK juga memeriksa orang-orang terdekat Luthfi, mulai dari istrinya, Sutiana Astika, dan Lusi Tiarani Agustine, hingga anak buahnya, Ahmad Zaky.
Nama Darin Mumtazzah tertulis di jadwal pemeriksaan KPK dalam kasus TPPU yang menjerat Luthfi. Status Darin saat itu tertulis sebagai seorang pelajar.
Dua kali pemanggilan Darin tidak hadir, lantaran surat panggilan pertama salah alamat dan panggilan kedua, dirinya mangkir. (mdk/mtf)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya