Dua Bus Antar Provinsi Tabrakan, Satu Tewas dan Enam Luka-Luka
Merdeka.com - Dua bus antar kota antar provinsi, Jumat (5/7) terlibat tabrakan di Kampung Babakan Jawa, Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya. Dalam peristiwa kecelakaan tersebut seorang penumpang diketahui meninggal dunia dan enam orang lainnya mengalami luka.
Kepala Satuan Lalulintas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Andriyanto menyebut bahwa peristiwa tersebut terjadi di dekat perlintasan kereta api.
"Yang terlibat kecelakaan adalah bus Primajasa jurusan Jakarta-Tasikmalaya dengan nomor polisi B 7412 BW dan bus Sugeng Rahayu jurusan Surabaya-Bandung dengan nomor polisi W 7256 UZ," ujarnya, Jumat (5/7).
Dia mengungkapkan, dalam peristiwa tersebut seorang penumpang meninggal dunia dan enam orang lainnya yang termasuk sopir kedua bus mengalami luka. Saat ini sendiri korban meninggal dunia dan luka sudah dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
"Peristiwa kecelakaan terjadi saat bus Primajasa yang dikemudikan Edi Sadeli (51) maju dengan kecepatan tinggi dari arah Cisayong ke Indihiang. Diduga kendaraan tersebut hilang kendali dan melebar ke kanan. Pada waktu yang sama ada bus Sugeng Rahayu yang datang dari arah berlawanan sehingga bagian kanan kendaraan bus Primajasa menabrak bus Sugeng Rahayu," jelasnya.
Akibat kecelakaan tersebut, selain seorang meninggal dunia dan enam lainnya luka, kedua kendaraan pun mengalami kerusakan yang cukup parah. Diperkirakan kerugian materil mencapai Rp 10 juta.
Saat ini sendiri, diakui Andriyanto sedang mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dari penumpang dan warga yang ada di lokasi kejadian. "Kedua sopir hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan karena masih syok dan dirawat di RS Jasa Kartini," ucapnya.
Dia mengungkapkan, yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut diketahui bernama Yayat Ruhiyat (43), warga Kampung Cibuntu, Desa Cayur, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya.
"Untuk korban yang meninggal dibawa ke RSUD dr Soekardjo. Saat kecelakaan arus sempat tersendat, tapi kini sudah lancar lagi karena proses evakuasi sudah selesai," tutup Andriyanto.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya