Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Driver GO-JEK tewas yang ditusuk rajin kirim uang sekolah adiknya

Driver GO-JEK tewas yang ditusuk rajin kirim uang sekolah adiknya ratusan GO-JEK melayat Pian yang tewas ditusuk. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Suciati (51) tak bisa menerima kematian anaknya, Septian alias Pian (20). Driver GO-JEK itu tewas ditusuk juru parkir liar di depan NAV Karaoke samping Mal Sunter, Jakarta Utara, Rabu (9/12) semalam. Selama ini Pian giat bekerja demi memenuhi kebutuhan keluarga.

"Septian anaknya baik, sayang sama orang tuanya, bertanggungjawab sama keluarga. Dia jadi GO-JEK demi keluarganya," Kata Suci saat ditemui di kediaman almarhum Jalan Sunter Permai RT 003/006, Sunter Agung, Jakarta Utara, Kamis (10/12).

Dari pengakuan Suci, anak ke empat dari 5 bersaudara itu tak pernah sekalipun lupa mengirimkan sebagian penghasilannya dari ngojek untuk keluarganya. Orang tua Pian tinggal di Bekasi, Jawa Barat, sedangkan Pian tinggal di Warakas, Jakarta Utara.

"Seminggu sekali biasanya Septian datang ke Bekasi. Selain jenguk orang tua, dia juga kirim uang untuk biaya adiknya yang saat ini duduk di bangku sekolah dasar kelas 5 SD, namanya Manda. Dia anak yang baik." tuturnya sambil mengela napas.

"Saya sudah izinkan Septian jadi pengemudi GO-JEK untuk keluarga. Dari awal dia kerja tidak pernah ada masalah, tapi kenapa sekarang jadi begin," tutupnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP