Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Drama & musik, komoditas utama ekspor Korea Selatan

Drama & musik, komoditas utama ekspor Korea Selatan winter sonata. merdeka.com/wordpress.com

Merdeka.com - Pemerintah Korea rupanya menyadari pentingnya budaya sebagai komoditas ekspor yang diunggulkan. Hal tersebut diungkapkan antropolog budaya, Jun Sun Park dalam artikel yang berjudul 'Hallyu (The Korean Wave): Transnational Flows of South Korean Popular Culture'.

"Di akhir 90-an, Pemerintah Korea melaksanakan kebijakan dan membuat organisasi yang mendukung ekspor dan penyebaran budaya pop. Serta menjadikan perluasan kebudayaan dan perekonomian sebagai tujuan nasional" kata Jun Sun seperti dikutip dalam bukunya tersebut, Minggu (22/4).

Salah satu langkahnya, seperti yang dikutip TIME edisi Januari, antara lain dengan mempromosikan Korea melalui drama kepada negara di luar Asia dengan gratis. Mereka menyuplai drama ke Rusia, Timur Tengah dan Amerika.

Bahkan di masa Hallyu mulai muncul, Presiden Korea, Kim Dae Jung menyatakan, tujuan pemerintahannya adalah meningkatkan ekspor budaya Korea bukan hanya industri manufuktur.

Hal ini mendapat respons positif dari seluruh masyarakat maka tak heran semakin lama mereka semakin kompak mendukung terbentuk dan tersebarnya Hallyu di seluruh dunia.

Hingga saat ini Pemerintah Korea tergolong sukses mengandalkan fenomena Hallyu sebagai penarik devisa negara. Antara lain dengan mencanangkan tahun wisata Korea. Di dalamnya terdapat paket wisata drama Korea terkenal yakni Winter Sonata dan Endless Love. Di sini para penggila Korea bisa mengunjungi lokasi syuting dan rumah idolanya.

Tak heran, Korea Selatan pun meraup miliaran won dari fenomena Hallyu yang kini mendunia. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP