Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

DPRD Bali belum tahu ada anggota terlibat kasus penipuan CPNS

DPRD Bali belum tahu ada anggota terlibat kasus penipuan CPNS Ilustrasi Korupsi. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Dugaan kasus perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Departemen Perhubungan yang melibatkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali berinisial BSW ternyata masih belum diketahui oleh perangkat di Lembaga Wakil Rakyat itu.

Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bali Ketut Suarjaya. Menurut dia, pihaknya belum mengetahui hal tersebut.

"Kita belum tahu soal itu, tapi tidak tahu kalau anggota yang lainnya," jelas Suarjaya saat ditemui di ruangannya di Renon Denpasar Bali, Rabu (13/1).

Mengenai surat pemanggilan BSW oleh Satuan Rekrim Polresta Denpasar yang dikirimkan ke DPRD Bali, Mantan Kepala Dispenda Bali ini mengaku belum sampai di mejanya.

"Belum, itu meja saya sudah bersih. Dan suratnya tang dimaksud itu juga belum masuk. Kalau sudah masuk pasti saya kasih tahu. Kami justru terima kasih dengan informasi ini, nanti saya akan cek," katanya.

Namun, ketika ditanya tindakan apa yang akan dilakukan oleh DPRD Bali terkait kasus ini, Suarjaya mengatakan hal itu wewenang Ketua DPRD Bali. "Di sini kan ada alat kelengkapan dewan, semua itu tergantung Pak Ketua DPRD Bali, semuanya wewenang beliau. Jadi silakan tanyakan ke beliau," pungkasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP