DPR sesalkan ulah warga yang blokir Tol Jatibening
Merdeka.com - Anggota Komisi V DPR PKS, Yudi Widiana Adia sesalkan ulah warga yang memblokir jalan Tol Jatibening yang berujung aksi pembakaran kendaraan. Selain merugikan pengguna jalan, peristiwa itu mengganggu ketertiban umum.
"Kami sangat menyesalkan kejadian kerusuhan ini. Apalagi sampai ada aksi anarkis dan pembakaran kendaraan oleh warga. Seharusnya kejadian ini tidak perlu terjadi," kata Yudi dalam siaran persnya yang diterima wartawan di Jakarta, Jumat (27/7).
Yudi menegaskan, berdasarkan PP No.15/2005 tentang Jalan Tol, keberadaan terminal bayangan di ruas tol Cikampek kilometer 8 kawasan Jatibening itu memang melanggar peraturan. Oleh karena itu, pemerintah bersama Jasa Marga harus mencari solusi agar ricuh seperti Jumat pagi tadi tak kembali terulang.
"Selain melanggar peraturan, kegiatan menaikkan dan menurunkan penumpang di jalan tol akan sangat membahayakan penumpang dan menyebabkan kemacetan," jelas Yudi .
Sebagai solusi, Yudi menyarankan Jasa Marga membangun rest area mini di sekitar KM 8. Dengan demikian, kegiatan turun-naik penumpang di ruas tol km 8 Jatibening tidak mengganggu kelancaran arus kendaraan dan tentunya lebih aman.
"Selama belum ada tempat untuk menurunkan dan menaikkan penumpang, penutupan terminal bayangan itu sebaiknya ditunda sementara waktu sambil menunggu solusi terbaik untuk masyarakat," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan warga memblokir jalan Tol Jatibening. Aksi pemblokiran warga dimulai sejak pukul 05.30 WIB subuh tadi. Selain memblokir jalan, warga juga membakar kendaraan milik Jasa Marga. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya