Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

DPR ragukan kesiapan Indonesia gabung Trans Pacific Partnership

DPR ragukan kesiapan Indonesia gabung Trans Pacific Partnership Mahfudz Siddiq. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq menolak keras keinginan Presiden Jokowi memasukkan Indonesia dalam kesepakatan Trans Pacific Partnership (TPP) yang di. Menurutnya Indonesia takkan siap bersaing dalam kemitraan TPP.

‎"Kalau Komisi I, masih tetap meminta pemerintah fokus di MEA, Masyarakat Ekonomi ASEAN. Karena kita belum pernah mengkaji secara komprehensif terkait TPP," kata Mahfudz di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (9/11).

Menurutnya dalam persaingan di Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Indonesia masih tertatih. Maka dari itu harus ada analisis dan diskusi mendalam terkait TPP.

"Ya untuk MEA saja kita masih butuh persiapan banyak. Tingkat persiapan Indonesia kan masih belum maksimal. Mau masuk TPP sementara ‎kita belum kaji regulasi dan konsekuensinya. Itu kan berat," tuturnya.

‎Maka dari itu, Politisi PKS ini mengagendakan akan mengundang Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk membicarakan hal ini dengan Komisi I DPR. Menurutnya banyak hal yang harus segera diklarifikasi. ‎

"Terutama terkait pernyataan presiden yang menerima ajakan Obama untuk bergabung dengan Trans Pacific Partnership," pungkasnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP