DPR nilai Menpora tak becus urusi olahraga
Merdeka.com - Proses anggaran Hambalang saat ini dijalankan dengan tahun jamak (multi years). Tahun 2010 telah dianggarkan dana sekitar Rp 275 miliar. Sementara pada tahun 2011 sebesar Rp 400 miliar.
Tetapi kini, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menghentikan pembangunan tersebut karena ada lokasi tertentu dari pembangunan itu yang rawan longsor. Bukan itu saja, banyak masalah lain di Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung meminta agar persoalan Hambalang segera dituntaskan. Dan Komisi X untuk segera menjadwalkan kembali pemanggilan terhadap Menpora yang sebelumnya batal.
"Ini perlu diluruskan, Komisi X harap segera memanggil kembali," tegas Pramono di DPR, Jakarta, Kamis, (31/5).
"Multiyears tak perlu dibahas, perlu ada pembahasan DPR dan pemerintah. Ini tanggung jawab bersama. Pemerintah sebagai pelaksana," lanjutnya.
Pramono menilai Kemenpora banyak masalah. Tolak ukur untuk mengatakan keberhasilan atau kegagalan Menpora, menurut Pramono adalah hal yang sederhana. Prestasi atlet adalah suatu hal yang urgen, sudah tercapai atau belum.
"Kemenpora banyak masalah, tolak ukurnya adalah meningkatkan prestasi olah raga kita. Ukurannya itu saja, itu tolak ukur Menpora berhasil atau gagal. Apa Ubercup sudah maju, apa sepak bola sudah maju, Itu saja," tandasnya. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya