DPR Kebut Pemilihan Kapolri Karena Komjen Ari Dono Mau Pensiun Desember
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo telah menunjuk Kabareskrim Polri Komjen Idham Azis menjadi calon Kapolri. Ia menjadi calon tunggal sebagai kapolri menggantikan posisi Tito Karnavian yang kini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Menurut Wakil Komisi III DPR RI Desmond, Idham Azis menjadi calon tunggal sebagai kapolri merupakan hal yang biasa saja. Karena itu hak prerogatif Jokowi.
"Biasa saja, satu atau dua itu hak prerogatif presiden. Hampir tidak ada dua dicalonkan presiden," kata Desmond saat menyambangi rumah Idham Azis, Jakarta Selatan, Rabu (30/10).
Lalu, saat disinggung kenapa pemilihan Idham Azis sebagai kapolri seakan dikebut. Ia pun menjawab untuk mengisi kekosongan sebelum Plt Kapolri, Komjen Ari Dono pensiun pada Desember 2019.
"Karena persoalan kekosongan jabatan kapolri karena pak wakapolri mau pensiun Desember ini kan," ungkapnya.
Selain itu, Desmond menilai kinerja Idham Azis yang cocok sebagai kapolri dengan mengukur saat Idham menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.
"Kinerja ya karena beliau, kita mengukur beliau sebagai kapolda ada masalah enggak dengan bapak-bapak sekalian? Karena sebagai mitra tidak ada sesuatu yang luar biasa, biasa-biasa saja sebagai sebuah tindakan bagi kepolisian," ujarnya.
"(Pak Idham orangnya gimana) Ya orangnya humble, masalah plus minus kan susah kalau kita berkawan menilainya. Jadi kalau menilai kawan kan subyektifitas," tutupnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya