DPD: Kekuasaan DPR saat ini luar biasa, tak ada kontrol
Merdeka.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman, sangat prihatin atas hasil survei Soegeng Sarjadi Sindicate menyatakan bahwa DPR menjadi lembaga paling korupsi. Menurutnya, itu tak lepas dari lemahnya kontrol dan pengawasan di lembaga itu.
"Kekuasaan DPR sangat luar biasa tanpa adanya check and balance yang seimbang," ujar Irman Gusman di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (7/6).
Dia menambahkan, sebagai negara yang menganut sistem demokrasi, harusnya DPD dan DPR saling mengawasi. Hal ini sama dengan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Komisi Yudisial (KY).
"Sesama lembaga legislatif itu tidak boleh ada lembaga yang luar biasa kuatnya. Sama dengan di yudikatif kemudian dihadirkan MK dan KY sehingga ada check and balance," jelasnya.
Sayang, check and balance antara DPD dan DPR itulah yang menurutnya saat ini suah mulai hilang. Dia yakin dengan adanya pengawasan yang baik maka sistem presidensial bisa diperkuat.
"Jadi semua harus dibenahi kita perlu sistem baik," tegas Irman.
Sebelumnya, dalam rilis Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) merilis hasil survei yang mereka lakukan sejak 14-24 Mei. Hasilnya, 47 persen atau 1.030 dari 2.192 responden yang disurvei di 33 provinsi, menyatakan DPR adalah lembaga paling korup. Kemudian diikuti kantor pajak dengan persentase 21,4 persen dengan responden 470 orang. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya