Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Doni Monardo: 68 Persen Kematian Covid-19 di Banjarmasin Akibat Kegiatan Keagamaan

Doni Monardo: 68 Persen Kematian Covid-19 di Banjarmasin Akibat Kegiatan Keagamaan Kepala BNPB Doni Monardo di Rapat komisi VIII. ©2020 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan, 68 persen kasus kematian Covid-19 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, disebabkan kegiatan keagamaan. Mayoritas pasien yang meninggal memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

Penyakit penyerta yang dimaksud, di antaranya hipertensi, diabetes, jantung, kanker dan penyakit paru.

"Laporan Dinas Kesehatan kepada Satgas beberapa waktu lalu, 68 persen angka kematian yang terjadi di Kalimantan Selatan khususnya Banjarmasin itu disebabkan kegiatan-kegiatan keagamaan," katanya dalam diskusi virtual, Kamis (24/9).

Selain tingkat kematian, laju penularan Covid-19 di Kalimantan Selatan juga cukup tinggi. Sebagian besar kasus Covid-19 juga disebabkan kegiatan keagamaan.

Untuk mengantisipasi terus melonjaknya kasus Covid-19, Doni telah meminta pemerintah daerah Kalimantan Selatan menyediakan alat kesehatan polymerase chain reaction (PCR).

"Kami memberikan dukungan kepada pemerintah daerah untuk menyiapkan fasilitas kesehatan PCR sehingga (kasus Covid-19) bisa diantisipasi," ujarnya.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini memastikan, pemerintah pusat memberikan atensi tinggi terhadap penanganan Covid-19 di Kalimantan Selatan. Sebab, Kalimantan Selatan merupakan salah satu provinsi yang berisiko tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan.

Kebakaran hutan dan lahan sendiri bisa memicu munculnya penyakit asma dan paru.

"Jadi paru salah satu penyakit penyerta yang berisiko. Oleh karena itu, kalau kebakaran yang menimbulkan asap sangat membahayakan kesehatan baik orang tua dan anak-anak," tutup Doni. (mdk/fik)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP