Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Donasi 819.600 Dosis Vaksin Moderna dari Belanda Tiba di Indonesia

Donasi 819.600 Dosis Vaksin Moderna dari Belanda Tiba di Indonesia vaksin moderna. ©Reuters

Merdeka.com - Indonesia kembali menerima dukungan vaksin Covid-19 dari negara sahabat. Kali ini, Indonesia menerima donasi dari pemerintah Belanda sebanyak 819.600 dosis vaksin Moderna dalam bentuk jadi.

"Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tinggi kepada negara sahabat yang telah ikut membantu dukungan vaksin," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong, Sabtu (30/10).

Usman menyebut total vaksin Covid-19 yang telah tiba di Tanah Air mencapai 313.155.360. Jumlah ini merupakan vaksin dari berbagai merek, baik dalam bentuk jadi maupun bahan baku atau bulk.

Vaksin tersebut diperoleh dari pembelian langsung dan juga bantuan dari negara sahabat. "Lancarnya kedatangan vaksin membuat upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi jadi lebih optimal," ujarnya.

Usman menambahkan, selain menjamin ketersediaan stok vaksin, pemerintah juga mempercepat vaksinasi Covid-19. Salah satu upaya mempercepat vaksinasi ialah mengedukasi masyarakat pentingnya vaksinasi serta meluruskan misinformasi.

Menurutnya, di beberapa daerah informasi bohong berperan memperlambat vaksinasi. Dia pun kembali menegaskan, bahwa seluruh vaksin Covid-19 yang digunakan aman dan berkhasiat, serta sudah mendapatkan izin Badan POM.

"Pemerintah berharap masyarakat segera lakukan vaksinasi. Hal ini seiring langkah pemerintah meningkatkan capaian vaksinasi di daerah-daerah sekaligus sebagai antisipasi gelombang ke-3 Covid-19," ucapnya.

Sejalan dengan percepatan vaksinasi, Usman mengajak masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Protokol kesehatan sangat penting untuk mencegah penularan virus SARS-CoV-2 itu.

"Pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk tidak lengah dan tetap waspadai kenaikan kasus Covid-19 sekecil apapun di wilayahnya agar tidak terjadi gelombang baru Covid-19," tutupnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP