Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Doktrin militer, Panglima TNI tak takut diincar ISIS

Doktrin militer, Panglima TNI tak takut diincar ISIS Pelantikan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku siap menghadapi ancaman teror dari Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Jenderal Gatot tidak merasa takut dengan ancaman ISIS itu.

"Jadi ancaman apapun juga, namanya seorang militer. Setiap saat siap menghadapi ancaman apapun juga. Itu doktrinnya," kata Gatot di Makok Kohudnas TNI AU, Jakarta, Jumat (4/12).

Meski situasi nasional kondusif dan tidak bergejolak sekalipun, aparat keamanan harus tetap siaga menghadapi potensi gangguan. Semua pihak harus selalu waspada dengan teror ISIS yang bisa datang kapanpun.

"Dalam Kondisi damai justru kita harus waspada kalau kondisi perang sudah tahu musuhnya. Semua harus menghadapi ancaman apapun juga kita tidak boleh lengah," ujar dia.

Sebelumnya, ISIS dikabarkan mengincar petinggi lembaga negara hingga Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI). Hal itu diungkapkan Badrodin, Rabu kemarin. Maka dari itu, dia meminta para pihak tetap menjaga diri atas pelbagai ancaman.

"Kita sampaikan (ancaman) dari ISIS juga ada ancamannya kepada Polri, Panglima TNI, pejabat Densus. Kita minta waspada," kata Badrodin.

Polri mengaku untuk mencegah teror ISIS salah satunya dengan memperkuat pengamanan di bandara seluruh Tanah Air. Ini penting lantaran bandara menjadi akses tercepat bagi ISIS menebar teror.

"Kalau di bandara kan ada peningkatan keamanan, kalau ke tempat-tempat umum kan juga ada peningkatan," tegasnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP