Diundang upacara HUT RI di Jakarta, warga Baduy jalan kaki 3 hari
Merdeka.com - Sebanyak empat warga Baduy, Banten, mendatangi Istana Kepresidenan usai Upacara HUT Kemerdekaan ke 70 Republik Indonesia. Mereka mengaku berjalan kaki menuju Istana Kepresidenan dengan maksud bertemu dengan Presiden Joko Widodo.
Wakil Jaro Tangtu kampung Cibeo, Mursi mengatakan, mereka mendapatkan undangan khusus dari Presiden Joko Widodo. Mereka memulai perjalanan dari kampungnya di Cibeo menuju Istana Kepresidenan sejak Jumat (14/8).
"Berangkat hari Jumat, perjalanan ditempuh 3 hari. Sampai di sini kemarin malam, sore. Tadi pagi jam 6 pagi sudah tiba di Istana," kata Mursi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8).
Mursi lantas memaparkan suka duka perjalanan selama tiga hari buat bisa sampai di Istana Kepresidenan.
"Letak geografis Baduy berbukit-bukit. Ya lumayan lah perjalanan jarak tempuh 3 hari, pulang-pergi ya hampir seminggu," ucap Mursi.
Mursi mengatakan, leluhur warga Baduy juga berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Menurut dia, kedatangan mereka ke Istana Merdeka merupakan pertama kalinya bagi warga Baduy sejak Indonesia merdeka 70 tahun lalu.
"Ya bisa dikatakan begitu (pertama kali diundang ke Istana). Leluhur juga ikut memperjuangkan bangsa kita," lanjut Mursi.
Mursi merasa kagum bisa melihat secara langsung upacara HUT Kemerdekaan di Istana Merdeka. "Ini sangat meriah, (saya) sangat bahagia. Bagus," imbuh Mursi.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya