Dituding tak netral liput 212, ini penjelasan lengkap Metro TV
Merdeka.com - Aksi demonstrasi damai 2 Desember lalu diwarnai dengan intimidasi terhadap sejumlah jurnalis dari Metro TV. Pengusiran itu dilakukan setelah massa mendengar reporternya yang menyebut jumlah massa hanya mencapai 50 ribu orang.
Wartawan Senior Metro TV, Abdul Kohar memastikan pihaknya telah terlebih dahulu melakukan verifikasi atas aksi tersebut. Angka 50 ribu orang pun didapatkan dari salah satu koordinator lapangan 212 di sekitar Patung Kuda. Saat itu memang aksi belum selesai dan massa terus berdatangan, sehingga jumlah massa belum final.
Metro TV berusaha memastikan dengan mengerahkan drone ke udara. Mereka mengaku melakukan cek dan ricek dalam proses jurnalistik.
"Mungkin 50 ribu itu sekitar dia. Di Islam dikenal namanya tabayyun, dan proses menuju tabayyun telah dilakukan," sahut Abdul Kohar.
Berikut penjelasan lengkapnya:
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya