Ditolak hubungan intim, Dodi pukuli pacar hingga lebam
Merdeka.com - Pupus sudah harapan Y (19), warga Jalan Ki Gede Ing Suro Kelurahan 28 Ilir Kecamatan Ilir Barat II Palembang, untuk hidup bersama dengan sang pacar, Dodi Pratama (22). Dodi justru berbuat kasar terhadap dirinya.
Y mengaku menjadi korban penganiayaan yang dilakukan Dodi yang sudah dua tahun menjalin hubungan asmara dengan korban. Kejadiannya bermula saat pelaku mengajak korban berhubungan intim usai menonton bioskop di Palembang Indah Mall, Jumat (17/1) malam.
Ternyata, pelaku sudah menyewa kamar di sebuah penginapan kawasan Jalan Rajawali Palembang tanpa sepengetahuan korban. Korban pun diajak ke tujuan menggunakan sepeda motor.
Sesampainya di kamar hotel, pelaku memaksa untuk bersetubuh. Korban menolak. Lantaran niatnya tidak dikabulkan Y, pelaku pun melancarkan pukulan ke bagian pelipis mata korban sebelah kiri.
Beruntung, korban berhasil melarikan diri dari niat busuk pacarnya tersebut.
Tidak terima perlakuan pacar, korban ditemani orang tuanya melaporkan peristiwa yang dialaminya ke SPKT Polresta Palembang, Sabtu (18/1).
"Aku dipaksa bersetubuh, tapi aku tidak mau. Jadi dia (pelaku) pukul aku di bagian mata sebelah kiri," ungkapnya.
Sementara itu, Kasat Reksrim Polresta Palembang Kompol Djoko Julianto membenarkan laporan korban. Jika terbukti, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun. (mdk/tyo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya