Ditolak BNN, Wanita Emas dirujuk tes urine ke RS Polri
Merdeka.com - Maksud hati ingin meminta surat keterangan bebas narkoba dengan menjalani tes urine, Hasnaeni Moein alias Wanita Emas ditolak oleh Badan Narkotika Nasional. Wanita yang mengklaim sebagai bakal cagub DKI itu akhirnya memilih untuk tes urine di RS Polri Kramat Jati setelah mendapat rujukan dari BNN.
"Saya tidak jadi tes urine di BNN. Nanti akan dirujuk ke RS Polri Kramat Jati. Saya tes urine besok ke Kramat jati. Tes ini untuk kebutuhan partai, jadi sangat dibutuhkan. Saya tidak tahu BNN tidak bisa tes urine," kata Hasnaeni, Selasa (12/4) di Gedung BNN, Cawang, Jakarta.
Sementara itu Kepala Bagian Humas BNN Kombes Slamet Pribadi menerangkan bahwa sementara ini BNN tidak dapat mengeluarkan surat keterangan atau menerbitkan surat analisis laboratorium pemeriksaan narkotika yang non pro justicia (penegakan hukum) bagi masyarakat.
"Kalau laboratorium BNN hanya untuk yang pro justicia. Sekarang masih belum bisa. Jadi ibu Hasnaeni ini datang hanya konsultasi soal bagaimana proses laboratorium dan tes," kata Slamet.
Sebelumnya, saat tiba di BNN, Hasnaeni menyatakan dirinya hendak menjalani tes urine. "Ya saya ke sini mau tes urine. Inikan bagian dari pemberantasan narkoba saja. Kita dukung sekali BNN dalam berantas narkoba ini," ucapnya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya