Ditinggal mudik, 5 rumah di Laweyan Solo dibobol maling
Merdeka.com - Polsek Laweyan Solo mencatat 8 kasus atau laporan aksi kejahatan selama digelarnya Operasi Ramadhania sejak 30 Juni 2016. Di antaranya pencurian rumah kosong, curanmor dan kasus penganiayaan.
Di antara kasus tersebut yang paling menonjol adalah kasus pencurian rumah kosong. Kasus tersebut terjadi di kawasan Laweyan, saat momen Lebaran 2016. Dimana para pemilik rumah sedang mudik ke kampung halamannya.
"Sasarannya memang rumah kosong, di mana para penghuninya sedang mudik ke kampung halamannya. Kejadiannya rata-rata pukul 00.00 hingga pukul 05.00 WIB," ujar Kapolsek Laweyan AKP Sajimin, Selasa (12/7).
Sajimin mengatakan, kelima rumah dibobol dengan cara merusak kunci gembok dan kemudian menguras isi rumah. Sementara kasus lainnya adalah pencurian kendaraan bermotor dan penganiayaan.
"Di Kecamatan Laweyan, Kelurahan Karangasem paling rawan, karena banyak rumah kosong. Mereka pada mudik untuk merayakan Lebaran," jelasnya.
Atas kejadian tersebut, Ia mengimbau kepada masyarakat agar mau menitipkan rumahnya kepada tetangga terdekat atau Babinsa saat akan meninggalkan rumah. Hal tersebut perlu dilakukan untuk memudahkan pemantauan pengamanan.
"Kami masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan data dari para saksi. Kami menduga pelakunya lebih dari seorang," katanya.
Minimnya data, barang bukti dan saksi menjadi kendala dalam mengusut kasus tersebut. Dari 5 laporan yang diterima, kata dia, kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Sedangkan barang-barang yang dicuri diantaranya perhiasan, uang, televisi, laptop dan perlengkapan elektronik lainnya. (mdk/hrs)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya