Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ditinggal mengungsi, Pura Soaka di Bali dibobol maling

Ditinggal mengungsi, Pura Soaka di Bali dibobol maling Pura Soaka Bali dibobol maling. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Wilayah Banjar Abian Tihing Kelod, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Karangasem telah dikosongkan sejak awal Gunung Agung ditetapkan sebagai setatus awas. Hanya ada beberapa warga yang masih keluar masuk desa untuk memberi pakan ternak ataupun menyadap tuak.

Rabu (13/12) sore sekitar pukul 18.00 WITA, sejumlah warga adat di mendadak berdatangan dari lokasi pengungsian. Warga mendapat kabar kalau Pura Soaka yang jadi sungsungan warga Banjar, diobok-obok maling.

Sejumlah barang sakral atau pretima milik pura yang terbuat dari emas raib digondol maling. Peristiwa ini kali pertama kali diketahui Wayan Serada (44) yang saat itu akan menyadap tuak aren yang lokasinya berada di area ladang dekat pura.

Saat melintas depan pura, dia merasa ada yang janggal. Pintu Pura terlihat terbuka. Saat masuk Pura, dia melihat sejumlah Gedong penyimpanan benda sakral yang disucikan dalam keadaan terbuka dan terlihat sudah diacak-acak.

Atas temuan itu, Serada akhirnya mengurungkan niat panen tuak dan melaporkan kepada Jro Mangku Darma, pemangku pura setempat yang langsung diteruskan ke seluruh pengempon pura.

Warga yang mendengar kabar tersebut langsung beranjak dari pengungsian dan datang ke Pura Soaka untuk mencari tahu kebenaran kabar itu. Pihak Polsek Abang yang menerima laporan tersebut berusaha menenangkan warga dan berharap tetap kembali ke pengungsian.

Dari hasil olah TKP polisi menemukan kerusakan di pintu dan kunci gembok gedong sesimpenan. Selain itu polisi juga mengecek kondisi pelinggih (tugu). Untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut, polisi sudah memasang garis polisi di area TKP.

Adapun sejumlah barang yang hilang, diantaranya dua pretima berupa prerai lingga Ida Batara Rambut Sedana yang berbahan emas. Berat keduanya lima gram yang jika diuangkan senilai Rp 2,5 juta dan 1.400 keping uang kepeng asli senilai Rp 2,8 juta.

Humas Polres Karangasem, Ipda I Nyoman Juwita membenarkan adanya laporan kasus pencurian dan kini masih dalam penyelidikan.

"Sudah dilakukan olah tempat kejadian, dan kasus ini masih dalam penyelidikan guna mengungkap pelakunya," singkat Juwita.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP