Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ditilang tak bawa SIM, Bowo todong polisi dengan pisau

Ditilang tak bawa SIM, Bowo todong polisi dengan pisau pisau ancam. shutterstock

Merdeka.com - Ditilang karena tak bisa menunjukkan SIM C, Bowo (22) warga Purworejo justru todong petugas kepolisian dengan sebilah pisau. Kejadian ini berlangsung saat Razia Kendaraan dilakukan oleh personel Lalu Lintas Polsek Kutowinangun, Kamis (22/3) pukul 10.00 WIB.

Kejadian bermula ketika Bowo melintas di Jalan Raya Kutowinangun masuk Desa Keceme Kabupaten Kebumen. Sebagaimana pengendara lain, Bowo dihentikan petugas yang melaksanakan giat Razia Kendaraan. Bowo tidak bisa menunjukkan SIM C kepada petugas yang berujung pada penilangan.

Saat polisi akan menyita surat-surat sebagai jaminan persidangan. Tak diduga, Bowo justru menodongkan pisau ke arah Bripka Duwi Priyanto. Ia sembari mengancam akan melukainya, jika STNK sepeda motor yang dikendarainya tidak diserahkan.

"Pisau itu diketahui kemudian dia pinjam pada salah satu penjual Bengkoang. Kebetulan lokasi razia dekat dengan sentra penjualan Bengkoang," kata Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Masngudin.

Peristiwa penodongan itu tak ayal mencuri perhatian pengguna jalan yang melintas. Kebetulan saat kejadian, arus lalu lintas cukup ramai. Bahkan, warga yang menonton sempat ingin menghakimi Bowo, namun berhasil dihalau petugas.

Setelah STNK diserahkan kembali kepada Bowo, Bripka Duwi meminta untuk membuang pisau dapur itu. Setelah pisau dibuang, Bowo minta maaf. Ia lalu tiba-tiba menangis.

"Dari keterangan tersangka, pikirannya sedang kalut. Dirinya tengah mencari pekerjaan namun tidak juga mendapatkan", lanjut Masngudin.

Pengakuannya, tersangka berangkat dari Brebes (rumah saudaranya) selepas adzan Maghrib untuk mencari pekerjaan, Rabu (21/03). Sebelumnya tersangka adalah sopir di Brebes, namun baru baru ini menganggur.

(mdk/ian)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP