Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan di Empat Lawang Roboh

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan di Empat Lawang Roboh Jembatan di Empat Lawang roboh. ©2021 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Jembatan di Desa Padang Tepong, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, roboh akibat diterjang banjir bandang. Jembatan di atas Sungai Musi tersebut masih dalam proses pengerjaan.

Peristiwa itu terjadi saat air sungai meluap, Selasa (23/3) pukul 04.40 Wib. Luapan sungai merupakan kiriman air dari Kabupaten Kepahyang, Bengkulu, yang mengalami hujan deras.

Kapolres Empat Lawang AKBP Wahyu mengungkapkan, jembatan tersebut dalam tahap pembangunan dan progresnya baru 35 persen. Air berikut material kayu menghantam tiang penyangga rangkaian jembatan yang membuat jembatan roboh.

"Benar, kejadiannya Subuh tadi. Penyebabnya karena air Sungai Musi meluap, debit air tinggi," ungkap Wahyu.

Dikatakan, jembatan itu diproyeksikan menghubungkan dua kecamatan di Empat Lawang, yakni Kecamatan Ulu Musi menuju Kecamatan Pasemah Air Keruh.

Jembatan itu dibangun untuk memotong jarak tempuh warga karena selama ini warga harus memutar sepanjang 6 kilometer melalui jembatan alternatif atau menyeberangi Sungai Musi menggunakan perahu rakit.

"Jembatan itu sedang dibangun Balai Jalan, informasinya dimulai Mei tahun lalu," kata dia.

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Sumsel Kiagus Syaiful Anwar menjelaskan, jembatan roboh dipastikan karena banjir bandar akibat hujan deras dalam waktu cukup lama di wilayah Bengkulu.

Pihaknya langsung melakukan penanganan dengan membongkar dan memasang rangkaian yang baru.

"Jembatan ini diasuransikan," kata dia.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP