Ditanya soal sidang tertutup, Ketua MKD malah jawab 'blablabla'
Merdeka.com - Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Surahman Hidayat enggan menjelaskan apa urgensinya sehingga sidang etik MKD meminta keterangan teradu, Ketua DPR Setya Novanto digelar tertutup. Saat ditanya Surahman justru main-main dan menjawab tak jelas.
"Tapi beliau dengan alasan yang bisa dipahami ditanya juga oleh ketua sidang (Kahar Muzakir fraksi Golkar). Itu materi sidang yang harus dirahasiakan. Karena ada hal privasi. Beliau berharap tertutup alasannya blablabla," ujar Surahman usai rapat internal MKD di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (7/12).
Menurut Politikus PKS ini dalam peraturan diterapkan bahwa sidang etik MKD bisa digelar tertutup. Namun Surahman tak mampu menjelaskan bagian mana dari hukum tata acara dan undang-undang MD3.
"Itu sudah clear sesuai hukum UU MD3 dan etika. UU MD3 kan menyebutkan bahwa persidangan MKD tertutup tapi dimungkinkan terbuka jika diputuskan dalam sidang. Tanya pada yang dipanggil itu. Kalau setuju terbuka, ya terbuka," ungkapnya.
Selain itu ketika ditanya mengapa dalam proses penawaran terbuka atau tertutup tak dibuka ke publik, Surahman justu mengecoh dengan menjawab bahwa hal itu masalah teknis biasa.
"Itu teknik saja, tapi prosedurnya sudah dipenuhi. Alasan kenapa tidak bersedia terbuka tak perlu diulang. Tapi majelis bisa menerima alasan beliau," pungkasnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya