Ditangkap polisi karena bawa sajam, siswa SMK pura-pura sakit
Merdeka.com - Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat, berhasil mengamankan 7 orang pelajar dari SMK swasta, yang kedapatan membawa senjata tajam saat tengah nongkrong di Jalan RE Martadinata. Dikutip dari Antara, ketujuh oknum pelajar yang berasal dari SMK KC dan SMK AMS Kota Sukabumi itu, kedapatan membawa lima unit senjata tajam seperti parang, golok, gobang dan gir motor yang sudah dimodifikasi.
"Mereka ditangkap oleh petugas yang tengah berpatroli karena keberadaannya mencurigakan, dan setelah diperiksa ternyata oknum pelajar tersebut membawa berbagai senjata tajam yang diduga digunakan untuk tawuran," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rustam Mansur, Sukabumi, Senin (8/8).
AKBP Rustam mengatakan, kini pihaknya masih meminta keterangan dan menyelidiki ketujuh orang siswa tersebut, yang lima di antaranya membawa senjata tajam.
"Jika tidak tegas, maka tawuran akan semakin marak. Sehingga perlu ketegasan dari kami dan petugas keamanan lainnya, antisipasi terjadinya tawuran antarpelajar," ujarnya.
Salah seorang anggota Sabhara Polres Sukabumi Kota yang ikut melakukan penangkapan, Bripda Andreanus mengatakan, saat akan ditangkap mereka mencoba melarikan diri dengan lari ke Gang Kancil, Kecamatan Cikola, yang berada di sekitar Jalan RE Martadinata.
Tiga pelajar berhasil ditangkap di mulut gang, sementara tiga lainnya ditangkap saat hendak keluar dari gang. Sementara, satu pelajar SMK KC ditangkap tidak jauh dari lokasi penangkapan temannya yang lain.
Saat ditangkap, satu oknum pelajar ada yang berpura-pura sakit, dan ketika diperiksa ternyata yang bersangkutan membawa gir motor yang disembunyikan di celana dalam.
"Seorang pelajar sempat akan melawan dengan mengeluarkan senjata tajamnya, tetapi berhasil saya lumpuhkan dan senjatanya direbut," pungkasnya. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya