Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ditangkap jadi pengedar sabu, ABG di Pekanbaru UN di kantor polisi

Ditangkap jadi pengedar sabu, ABG di Pekanbaru UN di kantor polisi Ujian Nasionaltahanan. ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - ES (15), remaja yang ditangkap polisi karena menjual 3 kilogram narkoba jenis sabu di Kelurahan Kampung Dalam, Kota Pekanbaru, Riau masih bisa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti ujian nasional (UN) 2016.

Karena sedang menjalani masa tahanan, ES terpaksa ikut ujian di ruangan Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru. Meski lokasinya berbeda dari teman-temannya yang lain, proses ujian ES berlangsung normal.

"Dia langsung diantar oleh Kelapa Sekolahnya didampingi seorang guru," ujar Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan Lesmana Riza, Selasa (5/4).

Saat menjalani ujian, ES masih bisa tenang dan tak gugup. Dia dijemput dari sel khusus, dan langsung dibawa ke ruangan ujian.

Usai menjalani ujian, ES pun dikembalikan lagi ke dalam sel dan bisa belajar kembali untuk ujian hari selanjutnya.

"Selama di sel, dia juga belajar maksimal. Kita sediakan waktu seluas-luasnya bagi dia untuk belajar," kata Iwan.

Setelah ditangkap beberapa waktu lalu, Satuan Narkoba Polresta Pekanbaru memang rutin berkoordinasi dengan pihak sekolah, untuk menyediakan buku pelajaran bagi ES. Selain itu, ES juga bebas belajar di dalam sel tahanan.

Bahkan Polresta juga memberikan kewenangan bagi orang tua ES untuk mengunjunginya kapan saja. Menurut Iwan, ES memang tak mungkin bisa mengikuti ujian seperti pelajar yang lain, karena dia sedang ada masalah hukum. Kondisi inilah yang mendapat perhatian khusus, mengingat usianya sudah 15 tahun tapi masih duduk di bangku Sekolah Dasar.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP