Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ditangkap di Siantar, tersangka Edo ngumpet di rumah kakek

Ditangkap di Siantar, tersangka Edo ngumpet di rumah kakek Penangkapan pelaku pembunuhan Feby. ©2014 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Setelah meninggalkan jenazah Feby Lorita di dalam bagasi mobil Nissan March Putih F 1356 KA di TPU Pondok Kelapa pada Sabtu (25/1), Asido alias Edo (22) pun langsung bergegas melarikan diri ke kampung halamannya di Siantar, Sumatera Utara.

Berbekal informasi seadanya, anggota Polisi pun langsung menangkap Edo di rumah kakeknya, pada Minggu (2/2) kemarin.

"Setelah diketahui berada di rumah opungnya. Saya kirim 4 anggota terbaik saya untuk menangkap pelaku. Selama dua hari pencarian akhirnya kami berhasil mengamankan pelaku," kata Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Mulyadi Kaharni, Senin (3/2).

Mulyadi mengatakan, saat ditangkap Edo tidak melakukan perlawanan. Saat itu, Edo sempat mengurung diri dalam kamar rumah bersama kekasihnya Astri alias Echi.

"Jadi sejak tiba di rumah itu, pelaku tidak pernah keluar rumah. Dia sembunyi di kamar sama kekasihnya Eci," lanjut Mulyadi.

Mulyadi menjelaskan, Edo awalnya sempat tidak mengakui perbuatan tersebut. Namun setelah dilakukan interogasi, dan pencocokan barang bukti serta fakta yang ada, dia akhirnya mengakui perbuatannya.

"Kita interogasi langsung di sana, keterangan pelaku sempat berbelit-belit. Akhirnya baru dia mau mengaku setelah banyak bukti," tambah Mulyadi. (mdk/ren)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP