Disuruh mundur, Kabareskrim Anang sebut Masinton kurang sabar
Merdeka.com - Rapat Pansus Pelindo II DPR pada Rabu (21/10) kemarin sempat memanas. Hal tersebut lantaran Kabareskrim Komjen Anang Iskandar berbelit saat ditanya apakah dokumen selain yang menyangkut kasus pengadaan mobil crane Pelindo II telah dikembalikan.
Saat itu, anggota Pansus perwakilan Fraksi PDIP, Masinton Pasaribu geram. Dengan nada tinggi, Masinton menginginkan Anang mundur saja dari posisi Kabareskrim karena dinilai lamban menangani kasus tersebut.
Saat dimintai tanggapannya soal sikap Masinton itu, Komjen Anang Iskandar bersikap santai. Menurutnya, pernyataan Masinton adalah salah. Dia juga meminta Masinton untuk lebih bersabar.
"Kalau disuruh tiba-tiba mundur, berarti ada yang salah itu. Kurang sabar itu, kurang sabar itu. Kalau soal dokumen yang dikembalikan, dokumen kalau berguna akan diperiksa dan apabila tak berguna maka akan dikembalikan," kata Anang di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (23/10).
Terkait adanya tekanan dari pihak Pansus Pelindo DPR, Anang menyebut Pansus tersebut hanya sebagai ruang biasa dan tak ada muatan politis untuk menjatuhkannya.
"Kalau menurut saya itu, Pansus biasa saja. Bagaimanapun Pansus kan proses rapat sehingga butuh kesabaran," jelas Anang.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya