Diseruduk KA dan terseret 300 meter, Saprijal kritis
Merdeka.com - Sempat dikabarkan tewas setelah becak barangnya diseruduk dan terseret hingga 300 meter, Saprijal Pahlevi (25), ternyata selamat. Warga Jalan Sei Batang Hari, Medan ini kritis dan masih dalam perawatan intensif di RS Prima.
"Sebelumnya kita mendapat laporan bahwa korban yang ditabrak kereta api meninggal dunia, maka kita bilang meninggal dunia. Setelah kita kembali melakukan pengecekan ke rumah sakit beberapa jam kemudian, ternyata korban kritis," kata Kapolsek Medan Barat Kompol Siswandi, Jumat (21/8) sore.
Dia memaparkan, pihak rumah sakit telah memberikan pertolongan dengan menggunakan sejumlah alat bantu. "Saat ini korban masih kritis di rumah sakit. Kita doakan saja korban dapat selamat dan sembuh ya," ucap Siswandi.
Seperti diberitakan, Saprijal yang mengemudikan becak barang diseruduk kereta api di perlintasan yang menghubungkan di Jalan Ayahanda dengan Jalan Danau Marsabut, Medan, Jumat (21/8) pagi. Dia dan becaknya bahkan disebutkan terseret hingga 300 meter.
Akibat tabrakan itu, Saprijal terluka parah. Dia dilarikan ke RS Prima. Saat dikonfirmasi wartawan, kepolisian menyatakan korban tewas di rumah sakit. Namun, Saprijal kritis dan masih dalam perawatan intensif. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya