Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diserang kelompok bersenjata, pos Brimob hanya dijaga dua orang

Diserang kelompok bersenjata, pos Brimob hanya dijaga dua orang Pasukan Brimob. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan, saat penyerangan kelompok sipil bersenjata (KSB) di Pos Kulirik Brigade Mobil (Brimob) Polri, Kabupaten Puncak Jaya, Papua hanya dijaga oleh dua orang anggota. Minimnya anggota saat kejadian membuat kelompok itu leluasa mencuri beberapa senjata api (senpi).

"Jumlah anggota pos kulirik sebanyak tujuh orang, namun pada saat kejadian anggota di pos tinggal dua orang. Karena yang lima orang sedang patroli ke kampung sekitarnya," kata Ronny saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (4/1).

Adapun kronologis kejadian, menurut Ronny pada saat itu anggota yang berjaga di pos hanya berjumlah dua orang, salah satunya sedang memasak di dapur. Para pelaku tiba-tiba mendobrak pintu pos dan merampas senjata-senjata milik anggota Brimob.

"Karena kalah jumlah, dua anggota menyelamatkan diri lewat pintu belakang ke sungai dan kemudian melapor ke polres," ujarnya.

Terkait kejadian tersebut, anggota Brimob yang dibantu oleh jajaran polres dan TNI kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut. "Para pelaku melarikan diri ke gunung dengan mengeluarkan tembakan beberapa kali. Dalam kejadian ini korban jiwa/luka-luka nihil," imbuh Ronny. (mdk/tyo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP