Disebut pemimpin ISIS oleh eks teroris kelompok Cibiru, Aman Abdurrahman menolak
Merdeka.com - Sidang kasus ledakan bom di Jl MH Thamrin kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Di persidangan kali ini, Kurnia Widodo menjadi saksi untuk terdakwa Oman Rochman alias Aman Abdurrahman.
Kurnia Widodo mantan teroris dari kelompok Cibiru, Bandung. Kurnia merupakan lulusan Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung. Dia ditangkap karena membuat bom cair.
Dalam kesaksiannya Kurnia menyatakan, Aman Abdurrahman didapuk sebagai pemimpin organisasi Islamis State of Iraq and Sham (ISIS) di Indonesia. Informasi itu diperoleh dari ikhwan-ikhwan pengikut Aman Abdurrahman.
"Ikhwan yang aktif di media sosial seperti grup WhatsApp memberitahukan terdakwa pemimpin ISIS," ujar dia Selasa (3/4/3/2018).
Hakim Ketua, Akhmad Jaini, kemudian menanyakan kenapa Aman Abdurrahman bisa disebut sebagai petinggi ISIS di Indonesia.
"Maksudnya tadi petinggi ISIS di indonesia?" tanya Akmad.
"Apa yang dikatakan beliau jadi rujukan," jawab Kurnia.
Sementara itu, Aman Abdurrahman menolak disebut sebagai bagian dari pimpinan ISIS. "Dari mana gitu kan? Saya bukan ketua ISIS, bukan pimpinan ISIS. Tapi kalau orang merujuk sebagian ilmu dari saya, iya, saya katakan iya," kata Aman.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya