Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dipukul Pengamen saat Razia, Anggota Satpol PP Depok Lapor Polisi

Dipukul Pengamen saat Razia, Anggota Satpol PP Depok Lapor Polisi Upacara HUT Satpol PP dan Linmas. ©2013 Merdeka.com/m. luthfi rahman

Merdeka.com - Seorang anggota Satpol PP Kota Depok menjadi korban pemukulan oleh pengamen. Peristiwa terjadi saat razia rutin Kamis (22/7) sore di Jalan Margonda. Pengamen yang melawan memukul korban di lampu merah Jalan Arif Rahman Hakim (ARH).

Komandan Regu Satpol PP Kota Depok, Rukby mengatakan, Rukby mengatakan sekumpulan pengamen menolak penertiban. "Mereka tidak terima diterbitkan padahal sudah jelas-jelas ada barang bukti," katanya di Polrestro Depok, Kamis (22/7).

Bahkan salah satu pengamen nekat memukul petugas menggunakan tangan. Pengamen itu tiba-tiba berontak dan petugas tak melawan saat dipukul. Akibatnya petugas mengalami luka memar di pelipis dan ada bekas cakaran kuku.

"Luka di pelipis karena dipukul pakai tangan dan ada bekas cakaran," tukasnya.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polrestro Depok atas instruksi dari pimpinan. "Arahan dari pimpinan kami hal ini kita tindak lanjuti ke Polres untuk ada titik terangnya bahwa itu kan sudah ada penyerangan terhadap petugas," tambahnya.

Usai melakukan pemukulan, pengamen itu tidak pergi dari lokasi kejadian dan masih terlihat mengamen.

"Tadi kan kita putar balik ke Polres dari Pemda itu ternyata yang bersangkutan masih mengamen. Seolah-olah tidak ada perasaan bersalah atau gimana setelah memukul," tutupnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP