Dipolisikan, Wali Kota terpilih Kendari ngaku kenal Tata Juni 2017
Merdeka.com - Wali Kota terpilih Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra), Adriatma Dwi Putra (ADP) memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya. Dia hadir di Polda Metro Jaya untuk diperiksa terkait kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh model seksi Destiara Talita atau akrab disapa Tata.
"Saya sebagai warga negara Indonesia yang taat patuh pada hukum, jadi ketika ada laporkan saya mulai klarifikasi dan hadir sesuai yang sudah ditentukan dan ditemani istri tercinta dan beberapa sahabat-sahabat," katanya di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jumat (18/8).
Dwi mengaku mengenal Tata sejak Juni 2017. Dia mengaku tak begitu akrab dengan perempuan yang melaporkannya itu.
"Saya kurang kenal begitu akrab, jadi kenal baru pada saat Juni 2017 ini," katanya.
Lebih jauh dia enggan berkomentar apakah dalam laporan ini dipenuhi unsur pemerasan atau tidak. Menurutnya, kedatangannya untuk menjelaskan secara jelas hubungan dirinya dengan Tata.
"Lebih jauh tentang itu (pemerasan) saya belum tahu secara pasti. Jadi karena laporan ini baru masuk Minggu lalu, saya baru melaksanakan klarifikasi ini dan setelah dari dalam proses, saya juga tunjuk kuasa hukum pak Safarulah, ada hal yang tanyakan perkembangan sama beliau secara langsung," pungkasnya.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya