Dipolisikan, ketua DPD NasDem Kota Bekasi bantah sengaja tabrakkan mobilnya
Merdeka.com - Ketua DPD Partai NasDem Kota Bekasi, Asep Saputra membantah sengaja menabrak mobil milik RA jenis Totoya Avanza dengan mobilnya jenis Toyota Fortuner di kawasan Perumahan Kemang Pratama, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi pada Jumat (17/8) lalu.
Buntut dari keributan itu, Asep dilaporkan ke Polsek Bekasi Timur oleh RA atas dugaan tindak pidana pengrusakan sesuai pasal 170 KUHP, dan pencemaran nama baik. Kepolisian tersebut kini masih melakukan penyelidikan atas laporan RA.
"Posisi saya di depan, dia (RA) di belakang mana mungkin saya menabrak," kata Asep kepada merdeka.com, di Bekasi, Jumat (14/9).
Caleg DPRD Jawa Barat ini menuturkan, peristiwa bermula ketika kondisi jalan raya di kawasan Kemang Pratama sedang padat dengan cuaca yang panas. Tanpa ada yang menyangka, terjadilah senggolan.
"Dia (RA) turun, lalu menghampiri saya dengan mengetuk pintu mobil," ujarnya.
Usai terlibat argumen, Asep kembali melanjutkan perjalanan, begitu pula dengan RA yang posisinya masih berada di belakangnya. Rupanya, RA, kata dia, mengendalikan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
"Di saat bersamaan, saya dianggap sengaja memundurkan mobil. Padahal, mobil matic itu setelah posisi normal otomatis lampu belakang menyala," ujarnya.
Benturan keras pun tak terhindarkan. Cek cok mulut kembali terjadi, sampai akhirnya mengundang perhatian warga. Karena Asep merasa tak bersalah, maka dia menganggap masalah sudah selesai. Awalnya, Ia juga memahami situasi di jalanan seperti ini wajar.
"Enggak tahunya dia (RA) bikin unggahan di media sosial hingga viral, rupanya saya juga dilaporkan ke polisi," ujar dia.
Meski sudah dilaporkan, sampai saat ini Asep mengaku belum dipanggil oleh penyidik Polsek Bekasi Timur untuk dimintai keterangan. "Belum ada panggilan dari polisi, mungkin polisi juga bingung, melihat laporan itu," ujarnya.
Kanit Reskrim Polsek Bekasi Timur, Iptu Yusron, mengatakan RA melaporkan Asep atas dugaan tindak pidana pengrusakan dan perbuatan tidak menyenangkan. Sampai saat ini baru tiga orang diperiksa sebagai saksi.
"Saksi termasuk yang membuat laporan," ujar Yusron.
Diberitakan merdeka.com sebelumnya, RA melaporkan Asep karena menganggap Asep sengaja merusak mobilnya dengan menabrak menggunakan mobil fortuner. Bagian depan mobil Avanza putih rusak akibat benturan keras.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya