Diperiksa KPK, Bendum Golkar dicecar soal Pilkada
Merdeka.com - Bendahara Umum Partai Golkar Setya Novanto merampungkan pemeriksaannya hari ini di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setya diperiksa selama kurang lebih enam jam dalam kasus suap penanganan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).
Setya mengaku dicecar seputar masalah pilkada secara keseluruhan oleh penyidik KPK. "Yah bicara soal masalah mengenai pilkada secara keseluruhan," ungkapnya, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (7/1).
Setya mengatakan penyidik KPK ingin tahu bagaimana sistem pemilihan kader di Golkar yang diusung untuk menjadi calon kepala daerah.
"Ya masalah sistem saja. Kan kita tidak membiayai itu tapi hanya masalah terkait dengan survei saja," ujarnya.
Menurut Setya, Golkar hanya membiayai survei untuk para kader yang mencalonkan diri menjadi kepala daerah. "Ya itu untuk pencalonan Golkar semua, kita hanya pembiayaan survei saja tidak ada lain-lain," ujarnya.
Setya diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus suap penanganan sengketa Pilkada di MK. Setya diperiksa untuk tersangka Akil Mochtar. Diduga KPK mengendus Setya mengetahui proses penanganan sengketa Pilkada Jatim. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya