Diperiksa Hingga Malam soal Kasus 'Islam Arogan', Abu Janda Dicecar 50 Pertanyaan
Merdeka.com - Penyidik Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap Permadi Arya atau biasa dipanggil Abu Janda telah menjalani pemeriksaan terkait kasus cuitan bernada SARA yang menyebut 'Islam arogan'. Pemeriksaan dilakukan pada Senin (1/2) kemarin.
Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, pemeriksaan yang dijalani oleh Abu Janda tersebut dilakukan hingga malam hari.
"(Pemeriksaan Abu Janda selesai) sekitar pukul 22.00 Wib," kata Rusdi saat dihubungi merdeka.com, Selasa (2/2).
Selama diperiksa sejak siang hari hingga malam hari tersebut, Rusdi menyebut, Abu Janda dicecar puluhan pertanyaan oleh penyidik.
"(Ada) 50 pertanyaan," sebutnya.
Bareskrim Polri melayangkan panggilan kepada pegiat media sosial, Permadi Arya alias Abu Janda atas kasus cuitan bernada SARA yang menyebut 'Islam arogan'. Pemeriksaan dijadwakan pada Senin, 1 Februari 2021.
Sebelumnya, Abu Janda menuliskan kalimat 'Islam arogan' di akun media sosial Twitter.Cuitan itu berawal dari twit war dengan Tengku Zulkarnain. Mulanya, lewat akun Twitter @ustadztengkuzul, Tengku Zulkarnain berbicara soal arogansi minoritas terhadap mayoritas di Afrika.
Lalu, Tengku Zulkarnain menyebut tidak boleh ada arogansi, baik dari golongan mayoritas ke minoritas maupun sebaliknya. Cuitan tersebut dipublikasikan pada hari Minggu, 24 Januari 2021.
"Dulu minoritas arogan terhadap mayoritas di Afrika Selatan selama ratusan tahun, apertheid. Akhirnya tumbang juga. Di mana-mana negara normal tidak boleh mayoritas arogan terhadap minoritas. Apalagi jika yang arogan minoritas. Ngeri melihat betapa kini ulama dan Islam dihina di NKRI," cuit Tengku Zulkarnain lewat akun Twitter @ustadztengkuzul, Jumat, 29 Januari 2021.
Cuitan tersebut lantas dibalas oleh Abu Janda. Dia menyebut ada Islam yang 'arogan' karena mengharamkan kearifan lokal di Indonesia.
"Yang arogan di Indonesia itu adalah Islam sebagai agama pendatang dari Arab kepada budaya asli kearifan lokal. Haram-haramkan ritual sedekah laut, sampai kebaya diharamkan dengan alasan aurat," cuit Abu Janda lewat akun @permadiaktivis1.
Cuitan itu sontak disorot berbagai pihak. Mereka tak setuju dengan kata-kata Abu Janda soal 'Islam arogan'.
Cuitan Abu Janda lantas dipolisikan Medya Rischa pada Jumat, 29 Januari kemarin. Laporan Medya diterima dengan nomor: LP/B/0056//I/2021/BARESKRIM.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya