Dipanggil Presiden, MenPAN RB diminta hapus pemborosan di departemen
Merdeka.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Asman Abnur dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (5/8). Pemanggilan ini di luar agenda harian Presiden pada hari ini.
"(Tadi diminta) Enggak ada lagi pemborosan masing masing departemen. Kan sekarang ada pelatihan akan disatukan penggunaannya, dikaji betul mana yang betul-betul berguna, mana enggak," ungkap Asman usai menghadap Presiden di Istana Negara.
Setelah mendapat arahan dari Presiden, Asman mengaku akan segera membenahi KemenPAN RB. Ke depan, masing-masing departemen akan dibuat lebih ramping dan lebih simpel.
"Kemudian gedung pelatihan terkoneksi satu sama lain," sambung politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
Sebelumnya, Presiden Jokowi sudah memerintahkan kepada Yuddy Chrinandi (MenPAN RB lama) agar segera merampingkan struktur birokrasi yang dianggap memiliki fungsi serupa. Kala itu, Yuddy masih menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
"Struktur organisasi, amanat Bapak Presiden harus ramping. Harus efisien dan tidak boleh gemuk, tidak boleh ada organisasi-organisasi dalam pemerintahan yang duplikasi fungsi," ujar Yuddy di Jakarta, Senin (1/12).
Dikatakan Yuddy, perampingan struktur birokrasi diyakini bisa menjadikan pemerintahan yang lebih baik dan sehat. "Ke depannya akan ada proses saling mengisi," ujar dia.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya