Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dinkes Tegaskan Ivermectin Tidak Digunakan Pasien Covid-19 di Semarang

Dinkes Tegaskan Ivermectin Tidak Digunakan Pasien Covid-19 di Semarang Ivermectin 12 mg produksi PT Indofarma Tbk. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam menyatakan kabar obat Ivermectin rekomendasi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko tidak akan digunakan untuk pengobatan terapi pasien covid-19 di Semarang. Sebab, obat itu belum mendapatkan rekomendasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

"Kalau bicara pengobatan, secara medis di rumah sakit tidak digunakan. Memang ada beberapa menyampaikan kalau itu bisa untuk penyembuhan, mau itu jumlah berapa dalam jurnal penelitian itu tetap obat cacing bukan obat Covid-19," kata Abdul Hakam saat diwawancarai wartawan di Semarang, Kamis (1/7).

Terkait klaim pasien yang sembuh menggunakan ivermectin, Hakam tak mau mengomentari lebih jauh. "Saya tidak bisa bicara soal itu karena kita tidak menggunakan itu. Tidak bisa komentar," ungkapnya.

Sementara itu Pelaksana Tugas Lurah Pedurungan Kidul, Dyah Winarni membenarkan adanya rencana Moeldoko akan mengirimkan ivermectin ke wilayahnya.

"Memang warga kita banyak yang isoman di rumah. Kita senang kalau obat itu jadi dikirim ke Pedurungan Kidul. Mudah-mudahan bisa menyembuhkan warga kami yang terpapar virus Covid-19," kata Dyah Winarni.

Seperti diberitakan sebelumnya Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Tengah telah memberikan bantuan berupa obat Invermictin, dan tes antigen gratis di 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Pedurungan, Semarang Timur, Banyumanik, dan Kecamatan Gayamsari.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP