Dinkes Jateng Catat 87,7 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Belum Divaksinasi
Merdeka.com - Dinas Kesehatan Jawa Tengah mencatat 87,7 persen warga Jawa Tengah yang meninggal karena covid-19 belum menerima vaksinasi. Dia meminta Bupati dan Wali kota di wilayahnya untuk mempercepat target vaksinasi.
"Pasien Covid yang meninggal mulai tanggal 9 Mei sampai 13 Juni itu 87,7 persen ternyata belum divaksin. Sedangkan yang sudah divaksin 23 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo saat ditemui di Pemprov Jateng, Semarang, Senin (14/6).
Dia menyebut hingga saat ini prioritas vaksinasi di Jawa Tengah masih tertuju pada kelompok rentan seperti lansia dan pelayan publik. Selain itu, warga yang telah menjalani vaksin masih dalam vaksin dosis tahap pertama.
"Saya minta pemda untuk bisa mempercepat vaksin," ujarnya.
Pemprov Jateng telah melakukan berbagai upaya percepatan vaksin seperti membuka sentra vaksinasi Grandika yang berada di komplek Gedung Gubernur Jateng bagi warga yang berusia diatas 50 tahun.
"Kita juga sudah ada vaksinasi untuk lansia di Gedung Grandika ya itu juga upaya kami mempercepat vaksin," ungkapnya.
Dari data yang dihimpun progres vaksinasi di Jateng masih berjalan 46 persen dengan target 5,5 juta orang.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya