Dinilai lamban, hakim praperadilan BG diberi hadiah Kura-kura
Merdeka.com - Ratusan massa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa dan Pemuda untuk Reformasi KPK (Gempur KPK) menggelar aksi unjuk rasa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Mereka bahkan memberikan simbol kura-kura kepada hakim pengadilan yang lamban memproses gugatan praperadilan yang diajukan kepada KPK.
"Kami kasih kura-kura sebagai simbol lambannya hakim dalam memutuskan untuk menerima praperadilan yang diajukan oleh Komjen Budi Gunawan," teriak salah satu koordinator Gempur KPK, Andi Kurni melalui mobil bak terbuka di halaman PN Jaksel, Kamis (12/2).
Mereka menuding cara kerja KPK tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP), sehingga cenderung melanggar hukum dan diduga sarat kepentingan politik.
“Penetapan tersangka tidak didahului dengan pemanggilan terlebih dahulu sampai tiga kali seperti lazimnya ketentuan hukum acara pidana bagi terlapor," jelasnya.
Pihaknya pun meminta demi keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatan sesuai dengan tujuan hukum itu sendiri hakim wajib mengabulkan pra-peradilan yang diajukan BG sesuaI dengan ketentuan pasal 77 KUHAP dan segera merehabilitasi nama baik BG sehingga haknya sebagai kapolri terpilih yang telah terbit sejak penetapan DPR dan pelantikan dapat dilakukan.
"Kami meminta kepada presiden untuk melaksanakan Proses Konstitusional terkait penetapan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri dengan segera melantiknya menjadi seorang Kapolri," pungkasnya. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya