Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dinilai Berhasil Cegah Korupsi, Bupati Banggai Raih Penghargaan KPK

Dinilai Berhasil Cegah Korupsi, Bupati Banggai Raih Penghargaan KPK Bupati Banggai Terima Penghargaan KPK. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi penghargaan kepada Bupati Herwin Yatim terkait aksi pencegahan korupsi di Kabupaten Banggai. Herwin dinilai sebagai kepala daerah mewujudkan pemerintahan tingkat kabupaten sebagai kabupaten bebas korupsi (Clean Goverment).

Predikat keberhasilan Herwin Yatim dilihat dari capaian Monitoring Centre For Prevention (MCP). Kabupaten Banggai berada diurutan 3 teratas di bawah Kabupaten Boyolali dan Lamongan Kategori Pemerintahan Kabupaten dalam implementasi pencegahan korupsi pemerintah daerah (Pemda).

KPK bekerjasama Kementerian Dalam Negeri berkoordinasi dalam melakukan pendampingan perbaikan tata kelola pemerintahan daerah, yang mana capaian Aksi pelaksanaan kegiatan tersebut dipantau dalam Monitoring Center for Prevention.

Capaian MCP Banggai meliputi 81 persen dalam kategori perencanaan dan penganggaran APBD. 99 persen kategori pengadaan barang dan jasa. 90 persen kategori pelayanan terpadu satu pintu. 80 persen kategori kapabilitas APIP. 89 persen kategori manajemen ASN. 100 persen kategori optimalisasi pendapatan daerah. 100 persen kategori manajemen aset daerah dan 57 persen kategori tata kelola dana desa.

Berkat keberhasilan Herwin tersebut, KPK secara resmi mengundang Bupati Herwin Yatim beserta 63 Bupati dan 38 Walikota lainnya dalam peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2019 di Gedung Merah Putih, kantor KPK, Jakarta Selatan, Senin (9/12).

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengatakan, saat Kegiatan Rakorwasdanas 2019 di Kota Solo, 25-26 September 2019 lalu, bahwa dalam pencegahan korupsi harus dipahami sebagai kerja kolaboratif bersama pemda. Pemda harus aktif, selain melaksanakan rencana aksi juga melakukan pelaporan sehingga semua yang dikerjakan bisa terukur.

Lanjut, Alexander menegaskan, KPK memiliki kepentingan untuk memastikan bahwa program koordinasi dan supervisi menjadi bagian dari kerja kolaboratif untuk pencapaian aksi pencegahan korupsi.

Bupati Herwin menghaturkan apresiasi setinggi-tingginya terhadap pihak-pihak yang telah mendukung dalam pencegahan korupsi, khususnya Inspektorat Banggai sebagai leading sektor.

Bupati Banggai itu juga mengungkapkan, akan mengevaluasi instansi/dinas yang memperoleh nilai indeks di bawah 70 persen. Ke depan, Herwin akan berusaha semaksimal mungkin untuk menambah nilai indeks disetiap kategori hingga mencapai 100 persen, tentunya bekerjasama dengan setiap OPD.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP