Dilarang main Pokemon Go, HP anggota Polres Jaksel dirazia
Merdeka.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto mengaku sudah memberikan imbauan kepada seluruh jajarannya untuk tidak main game Pokemon karena dianggap membahayakan nyawa manusia. Hal itu sudah dituangkan dalam Telegram Rahasia (TR) yang isinya larangan bermain game online tersebut.
"Kapolri sudah mengeluarkan TR dan sudah disebarkan kepada kita bahwa melarang dan memainkan Pokemon Go tersebut. Dan kita sudah sebarkan kepada jajaran karena itu membahayakan sekali," tegas Moechgiyarto di Mapolda Metro Jaya beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut jenderal bintang dua ini mengatakan, pihaknya berencana melakukan razia kepada seluruh personel polisi. Jika kedapatan anggotanya bermain Pokemon Go, maka akan ditindak oleh Propam.
Menanggapi imbauan pimpinan, Polres Jakarta Selatan pun menggelar razia terhadap anggotanya. Razia itu dipimpin oleh Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Johanson Ronald S.

Berdasarkan akun Twitter @ResJaksel, anggota polisi diminta baris di lapangan. Selanjutnya Johanson bersama Provos memeriksa seluruh handphone anggota untuk mengecek apakah terdapat aplikasi Pokemon Go atau tidak.
"Menindaklanjuti instruksi, Propam polres metro jaksel sidak HP personil cek aplikasi game pokemon go," cuit akun @ResJaksel. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya